BREAKING NEWS

Antrean BBM Mengular di Bulukumba dan Sinjai, Pertamina Imbau Warga Tidak Panik

 

Sumber Tribun Timur: Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto 

SELAYARKINI – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Bulukumba dan Sinjai dalam beberapa hari terakhir, terutama pasca momen Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Pantauan di lapangan menunjukkan, antrean kendaraan roda dua hingga roda empat mengular di beberapa titik SPBU, bahkan hingga keluar area pengisian dan memakan badan jalan. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat.

Di Kabupaten Bulukumba, antrean terlihat di sejumlah SPBU yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Rilau Ale dan Bulukumpa. Sementara di Sinjai, antrean panjang juga terjadi di SPBU wilayah Sinjai Timur hingga Sinjai Selatan.

Warga mengaku harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis pertalite. Bahkan, sebagian pengendara harus menunggu hingga satu jam lebih.

Lonjakan antrean ini disebut terjadi akibat meningkatnya kebutuhan BBM masyarakat setelah Lebaran, ditambah adanya kekhawatiran terhadap ketersediaan stok. Kondisi tersebut memicu sebagian warga membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. 

Selain itu, aktivitas pembelian menggunakan jerigen turut memperparah antrean, karena dinilai menghambat distribusi kepada pengguna kendaraan secara langsung.

Menanggapi kondisi tersebut, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan bahwa pasokan BBM masih dalam kondisi aman.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan dan memperparah antrean.

Pihaknya juga terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.

Di sisi lain, masyarakat berharap adanya pengawasan lebih ketat di lapangan, khususnya terhadap pembelian menggunakan jerigen, agar antrean panjang dapat segera terurai dan distribusi BBM kembali normal. (Ina)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image