Polres Kepulauan Selayar

DPD PSI Kepulauan Selayar

‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎

‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎
Selayarkini — Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram atau gas melon di Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, dilaporkan melonjak hingga Rp50 ribu per tabung. Kenaikan yang jauh di atas harga di wilayah kepulauan lainnya itu memicu keluhan warga dan memunculkan pertanyaan, apakah dipicu cuaca buruk yang menghambat distribusi atau justru dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan di tengah terbatasnya pasokan.
‎Keluhan masyarakat mencuat melalui media sosial. Salah seorang warga, Jusni Ati, mengungkapkan bahwa harga LPG 3 kilogram di Jampea jauh lebih tinggi dibandingkan di Pulau Kayuadi. 02/08/2026
‎"Menyala harga gas di Jampea di, kalau di Kayuadi 33-35," tulis Jusni Ati.
‎Tak lama berselang, muncul pula unggahan open order yang menawarkan LPG 3 kilogram dengan harga Rp50 ribu per tabung.
‎"Open order i H. Hama gas hrg 50, tp di bw kn memang mi tabung kosong ta ke rmhnya klw mw ki, in shaallah besok klw ada jolor Kayuadi baru di ambil tabung isi ta."

‎Unggahan tersebut mengindikasikan bahwa pasokan LPG dari Pulau Kayuadi belum tiba di Jampea. Warga yang ingin mendapatkan tabung gas diminta membawa tabung kosong ke rumah penjual, sementara penyerahan tabung berisi akan dilakukan setelah kapal dari Kayuadi tiba.
‎Hal tersebut juga diperkuat oleh komentar pemilik unggahan, Sukmawati, yang menyebut keterlambatan distribusi dipengaruhi kondisi cuaca.
‎"Efek cuaca buruk, harga gas jadi ugal-ugalan," tulisnya.
‎Dalam komentar lanjutan, Sukmawati menjelaskan bahwa pasokan tabung gas baru dijadwalkan tiba keesokan harinya.
‎"Besok pi datang tabungnya say, tunggu yang dari Kayuadi. Nanti suruh bawa juga tabung kosong ke rumahnya, ada pi dari Kayuadi baru diambil kembali tabung isi ta. Begitu katanya Pak Haji."
‎Meski demikian, selisih harga yang mencapai sekitar Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per tabung dibandingkan wilayah lain di Kepulauan Selayar menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Apakah kenaikan tersebut murni disebabkan terganggunya distribusi akibat cuaca buruk, atau ada pihak yang memanfaatkan kondisi terbatasnya pasokan untuk menjual LPG subsidi di atas harga yang semestinya.
‎Masyarakat berharap pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga, serta instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap distribusi, ketersediaan stok, dan harga jual LPG 3 kilogram di Pulau Jampea. Transparansi hasil pengawasan dinilai penting agar penyebab melonjaknya harga dapat diketahui secara pasti, sekaligus memastikan masyarakat tidak menjadi korban praktik penjualan yang merugikan.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • ‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎
  • ‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎
  • ‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎
  • ‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎
  • ‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎
  • ‎LPG 3 Kg di Jampea Tembus Rp50 Ribu, Dampak Cuaca Buruk atau Ada Permainan Harga? ‎

Posting Komentar