Kolaborasi PLN - Masyarakat: Pemberdayaan Sampah Organik Menuju Proper Hijau
SELAYARKINI - Kunjungan perwakilan PT PLN Indonesia Power ke sejumlah kelompok pengelola sampah organik di Kecamatan Benteng dan Desa Parak disambut antusias para pegiat lingkungan, yang menilai kehadiran PLN sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan masyarakat dan kepatuhan lingkungan (Proper Hijau).
TPS 3R Sahabat bersama kelompok KWT Dasawisma Lingkungan Buah-Buah Barat, Kelompok Edukasi dan Inovasi Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Lingkungan Bone, serta KWT Kebun Kembara Tangkala Desa Parak menerima kunjungan langsung dari PT PLN Indonesia Power, Selasa 09 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari dukungan PLN dalam mendorong ketaatan lingkungan (Proper Hijau) melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya pada pengelolaan sampah organik rumah tangga.
Dalam rombongan tersebut turut hadir perwakilan PLN Pusat dari Head Office Jakarta yang memberikan apresiasi atas konsistensi kelompok-kelompok binaan dalam mengembangkan inovasi pengolahan sampah. Sebelumnya, PLN telah menyalurkan bantuan 20 unit ember tumpuk dan 5 compost bag untuk mendukung proses pengolahan sampah organik rumah tangga. Selain itu, melalui program CSR, PLN juga memberikan bantuan material bangunan untuk pembuatan kolam pembiakan maggot di TPS 3R Kelurahan Benteng Utara.
Ketua TPS 3R Sahabat, Ahmad S.ST yang dikenal sebagai local hero di bidang lingkungan menyampaikan bahwa dukungan CSR dari PT PLN Indonesia Power memberikan manfaat besar bagi penguatan sistem pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga.
“Bantuan ini sangat membantu dalam upaya pengurangan sampah dari sumbernya. Dengan pengelolaan yang baik, sampah organik dapat menghasilkan kompos dan pupuk cair yang bermanfaat bagi pertanian rumah tangga. Ini berdampak langsung pada kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam pengolahan sampah organik, sekaligus memperkuat gerakan lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Selayar.



Posting Komentar