KMP Balibo Alami Gangguan Sistem Kemudi, ASDP Pastikan Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas
Selayarkini – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan klarifikasi resmi terkait insiden gangguan teknis yang dialami KMP Balibo saat berlayar dari Pelabuhan Pamatata menuju Pelabuhan Bira, Sabtu (18/7/2026). Gangguan terjadi pada sistem kemudi kapal sesaat setelah bertolak sehingga nahkoda memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Pamatata demi menjamin keselamatan pelayaran.
Dalam holding statement yang diterima, ASDP menjelaskan bahwa gangguan tersebut bersifat spesifik pada sistem kemudi dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut agar seluruh fungsi kapal dipastikan berada dalam kondisi optimal sebelum kembali dioperasikan.
"Keputusan nahkoda untuk kembali ke pelabuhan merupakan langkah preventif yang diambil sesuai prinsip keselamatan pelayaran. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional," demikian pernyataan resmi ASDP.
Saat kejadian, KMP Balibo mengangkut sebanyak 194 penumpang, 18 kendaraan kecil, tiga unit bus, dan 42 unit sepeda motor.
Untuk menghindari keterlambatan yang berkepanjangan, seluruh penumpang beserta kendaraan kemudian dialihkan ke KMP Kormomolin dan diberangkatkan menuju Pelabuhan Bira pada pukul 12.55 WITA. Dengan langkah tersebut, layanan penyeberangan lintas Pamatata–Bira tetap berjalan normal.
ASDP menegaskan KMP Balibo tidak akan kembali dioperasikan sebelum menjalani pemeriksaan menyeluruh sesuai prosedur yang berlaku. Perseroan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa atas pengertian dan kerja sama selama proses penanganan berlangsung.
ASDP menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa setiap keputusan operasional selalu didasarkan pada prinsip kehati-hatian agar seluruh penumpang dan awak kapal dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat.
Baca Juga:


Posting Komentar