Manifes KM Nurul Salsa Tercatat 45 Penumpang, Data Korban Kini Capai 74 Orang
Selayarkini – Perbedaan mencolok antara data manifes dan jumlah korban dalam tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa menjadi sorotan. Berdasarkan data manifes dari agen kapal di Pelabuhan Jampea, jumlah penumpang yang tercatat saat keberangkatan hanya 45 orang, termasuk anak-anak.
Namun, dalam perkembangan operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Basarnas bersama Tim SAR Gabungan, jumlah orang yang diduga berada di atas kapal terus bertambah. Data terbaru menyebutkan total korban mencapai 74 orang, terdiri dari 49 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 24 orang masih dalam pencarian.
Perbedaan yang cukup jauh antara data manifes dan jumlah korban tersebut memunculkan pertanyaan mengenai validitas pendataan penumpang sebelum kapal diberangkatkan. Selisih puluhan orang itu kini menjadi perhatian dalam proses identifikasi korban maupun evaluasi terhadap sistem pencatatan manifes.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyatakan data korban masih bersifat dinamis karena proses verifikasi terus dilakukan berdasarkan laporan keluarga, pemerintah setempat, serta instansi terkait.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap 24 korban yang belum ditemukan. Proses pendataan juga terus dilakukan untuk memastikan jumlah pasti penumpang yang berada di atas KM Nurul Salsa saat kapal bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar.
Perbedaan antara data manifes yang hanya mencatat 45 penumpang dengan perkembangan data korban menjadi salah satu aspek yang diperkirakan akan menjadi bahan evaluasi oleh instansi terkait setelah operasi SAR selesai dilaksanakan.
Baca Juga:


Posting Komentar