News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data


Selayarkini – Pendataan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa hingga kini masih terus dilakukan. Namun, data jumlah penumpang selamat, korban meninggal dunia, maupun yang masih dalam pencarian masih mengalami perbedaan di sejumlah sumber.

Selain adanya dugaan sejumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Jampea tanpa tercantum dalam manifes, proses pendataan juga belum terpusat dalam satu sistem informasi atau "satu posko, satu data". Kondisi tersebut membuat pembaruan data korban yang beredar di masyarakat belum sepenuhnya seragam dan masih terus diverifikasi oleh petugas di lapangan.

Di tengah proses pendataan, berbagai unggahan masyarakat di media sosial yang membagikan daftar nama penumpang maupun korban juga turut mempercepat penyebaran informasi. Namun, data yang dibagikan berasal dari berbagai sumber dan belum seluruhnya melalui proses verifikasi resmi, sehingga memunculkan perbedaan jumlah maupun identitas korban di sejumlah laporan yang beredar.

Data sementara yang dihimpun menyebutkan sebanyak 42 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara satu orang meninggal dunia, yakni Salmawati. Di sisi lain, masih terdapat 21 nama yang tercantum dalam manifes dan dilaporkan masih dalam pencarian.

Selain itu, terdapat sedikitnya tujuh orang yang dilaporkan ikut berada di atas kapal, namun belum tercatat dalam manifes. Informasi tersebut masih dalam proses pencocokan oleh tim gabungan bersama pihak terkait.

Sementara itu, salah seorang anggota Polsek Pasimasunggu, Bayu Satria saatvl dikonfirmasi via WhatsApp, mengatakan proses pendataan korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Menurutnya, petugas masih mencocokkan data manifes dengan hasil evakuasi serta laporan dari keluarga korban, mengingat adanya dugaan sejumlah penumpang yang tidak tercatat dalam manifes.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengedepankan informasi yang telah diverifikasi dan menunggu pembaruan resmi dari posko penanganan, sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah proses pencarian dan pendataan korban yang masih berlangsung.

Perbedaan data ini membuat petugas harus melakukan verifikasi secara bertahap dengan mencocokkan manifes penumpang, hasil evakuasi, laporan dari keluarga korban, serta informasi yang beredar di masyarakat untuk memastikan identitas dan jumlah korban yang sebenarnya.

Hingga kini operasi pencarian masih terus berlangsung. Masyarakat diimbau menunggu pembaruan dari posko dan tim gabungan, mengingat seluruh data yang beredar saat ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai hasil verifikasi resmi.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data
  • News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data
  • News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data
  • News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data
  • News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data
  • News : Data Korban KM Nurul Salsa Masih Simpang Siur, Penumpang Tak Masuk Manifes dan Belum Ada Satu Posko Satu Data

Posting Komentar