Nyawa Jadi Taruhan, FPS Desak APH Usut Tuntas Peran Otoritas Pelabuhan Jampea
Selayarkini – Forum Peduli Selayar (FPS) mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap penyebab tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Desakan tersebut disampaikan menyusul dugaan kapal berlayar dalam kondisi melebihi kapasitas, sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait proses pengawasan sebelum kapal diberangkatkan.
Pelaksana Ketua Harian FPS, Andi Nur Hamzah, menilai dugaan kelebihan muatan atau over kapasitas merupakan bukti permulaan yang cukup bagi penyelidik maupun penyidik Satreskrim dan Satpolairud Polres Kepulauan Selayar untuk memulai proses hukum.
"Semua orang mengetahui bahwa kondisi KLM Nurul Salsa diduga over kapasitas. Saya kira ini sudah menjadi bukti permulaan yang cukup bagi aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan secara intensif terhadap otoritas pelabuhan di Jampea," kata Andi Nur Hamzah, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam proses keberangkatan kapal perlu dilakukan secara cepat agar penyebab pasti tragedi tersebut dapat diungkap secara transparan dan objektif.
Ia menegaskan, pengungkapan fakta sangat penting agar tidak memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat yang justru dapat memperkeruh situasi.
"Hal ini harus dilakukan supaya penyebab karamnya KLM Nurul Salsa bisa terungkap dengan cepat dan transparan, sehingga asumsi publik tidak berkembang liar," ujarnya.
Andi Nur Hamzah juga mengingatkan bahwa tragedi tersebut menyangkut keselamatan dan nyawa manusia. Karena itu, menurutnya, tidak boleh ada alasan untuk menunda pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.
"Ini menyangkut nyawa manusia. Proses pemeriksaan harus dilakukan secepatnya terhadap semua pihak yang diduga memiliki tanggung jawab. Publik menunggu kepastian, terutama keluarga korban yang hingga kini masih menantikan kejelasan atas tragedi ini," tegasnya.
Hingga kini, proses pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang masih terus berlangsung. Sementara itu, dorongan agar investigasi penyebab tenggelamnya KLM Nurul Salsa dilakukan secara menyeluruh terus menguat, seiring harapan masyarakat agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. (Red)
Baca Juga:


Posting Komentar