Polsek Pasimasunggu Amankan Nakhoda dan Awak KLM Nurul Salsa untuk Kepentingan Penyelidikan
Selayarkini – Polsek Pasimasunggu mengamankan nakhoda (juragan) beserta seluruh awak KLM Nurul Salsa pasca insiden tenggelamnya kapal di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan laut yang menimbulkan korban jiwa dan korban hilang.
Kapolsek Pasimasunggu IPTU Haryanto saat di konfirmasi Selayarkini.com menjelaskan, selain melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pasimasunggu dan Koramil Pasimasunggu dalam proses evakuasi korban, pihaknya juga mengambil langkah pengamanan terhadap nakhoda dan awak kapal setelah para korban berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Jampea.
"Sejak menerima informasi tenggelamnya KLM Nurul Salsa, kami langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pasimasunggu dan Koramil Pasimasunggu untuk melakukan upaya penyelamatan korban. Setelah proses evakuasi berlangsung, kami mengamankan nakhoda beserta seluruh awak kapal di Mapolsek Pasimasunggu untuk kepentingan penyelidikan," ujar Kapolsek Pasimasunggu.
Ia menjelaskan, seluruh korban selamat yang dievakuasi menggunakan KLM Harapan Kita telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Jampea, sementara petugas melakukan pendataan terhadap korban selamat maupun korban meninggal dunia.
Menurut Kapolsek, hingga saat ini nakhoda dan seluruh awak kapal yang diamankan berada dalam kondisi sehat serta masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
"Pengamanan ini merupakan bagian dari prosedur penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan dan mengetahui secara utuh kronologi serta penyebab terjadinya kecelakaan laut tersebut. Mereka dalam kondisi sehat dan bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan," jelasnya.
Polsek Pasimasunggu menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait guna mengungkap penyebab tenggelamnya KLM Nurul Salsa, sementara proses pencarian korban yang masih dinyatakan hilang tetap berlangsung oleh tim SAR gabungan.


Posting Komentar