Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali


Selayarkini – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa. Dengan identifikasi terbaru tersebut, hingga kini total tiga korban meninggal dunia telah berhasil dipastikan identitasnya.

Keberhasilan identifikasi ini menjadi kabar penting bagi keluarga korban yang selama beberapa hari menanti kepastian nasib anggota keluarganya sejak kapal nahas itu tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr. M. Haris, mengatakan Tim DVI gabungan telah menerima satu kantong jenazah yang selanjutnya menjalani proses identifikasi secara menyeluruh. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kantong jenazah bernomor PM 62 B 03 Selayar dinyatakan cocok dengan data antemortem AM 015.

"Korban teridentifikasi sebagai Hasbi (41), warga Labuan Marege, Desa Baji Minasa, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar," ujar Kombes Pol Haris saat konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Jumat (24/7/2026) malam.

Ia menjelaskan, identifikasi korban dilakukan melalui pencocokan sidik jari, data medis, serta properti atau barang milik korban. Berdasarkan hasil tersebut, Tim DVI gabungan memastikan identitas korban secara ilmiah.

"Korban teridentifikasi melalui sidik jari, data medis, dan properti. Sehingga sampai hari ini Tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi total tiga korban," tambahnya.

Proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel bersama Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), serta Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel dengan mencocokkan data antemortem dan postmortem korban.

Sebelumnya, dua jenazah yang telah lebih dahulu berhasil diidentifikasi adalah Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, dan Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Keduanya dipastikan identik berdasarkan kecocokan data forensik.

Dengan teridentifikasinya Hasbi, total korban meninggal yang telah berhasil dikenali menjadi tiga orang. Sementara itu, Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan.

Di sisi lain, penyelidikan penyebab tenggelamnya KLM Nurul Salsa juga terus berlangsung. Aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari nahkoda, anak buah kapal (ABK), serta sejumlah pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan laut yang menelan banyak korban tersebut.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali
  • Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali
  • Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali
  • Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali
  • Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali
  • Tim DVI Kembali Identifikasi Satu Jenazah Korban KLM Nurul Salsa, Tiga Korban Kini Berhasil Dikenali

Posting Komentar