BAZNAS-DMI Selayar Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban KLM Nurul Salsa
Selayarkini – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kepulauan Selayar menyalurkan santunan kepada keluarga korban tenggelamnya KLM Nurul Salsabila, Sabtu (8/8/2026) sore.
Penyaluran santunan dilakukan Ketua BAZNAS Kepulauan Selayar H. Odding Karim bersama Ketua DMI Kepulauan Selayar Saiful Arif, seusai pelaksanaan Salat Ashar berjamaah di Masjid Nurul Hikmah, Lingkungan Balang Sembo, Kelurahan Putabangung, Kecamatan Bontoharu.
Santunan tersebut diberikan kepada keluarga lima korban yang masih memiliki hubungan keluarga dalam satu rumpun. Dari lima korban, satu orang yakni Bau Intang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang.
Keempat korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya masing-masing Sahrul Amin, Muhammad Umar, Maridaeng dan Naura.
Sebelum penyerahan santunan, Wakil Ketua II BAZNAS Kepulauan Selayar, Leonardo Marsondang Siregar, menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilakukan BAZNAS bersama DMI sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban.
Menurutnya, donasi tersebut dibuka untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak musibah.
Penyerahan santunan turut disaksikan Kepala Lingkungan Balang Sembo, Nasir, serta panitia Masjid Nurul Hikmah, Hasan.
Untuk penerima atas nama Sewang, santunan diterima oleh Andi Arif untuk selanjutnya diteruskan melalui transfer. Sewang saat ini sedang berada di Pulau Jampea.
Keputusan tersebut dilakukan setelah Nasir berkomunikasi langsung dengan Sewang melalui sambungan telepon yang turut didengarkan oleh pimpinan BAZNAS dan Ketua DMI.
Sementara santunan untuk korban atas nama Bau Intang dan Sahrul Amin diterima Andi Arif. Santunan atas nama Muhammad Umar dan Maridaeng diterima Yayu Puspita.
Adapun santunan untuk keluarga korban atas nama Naura diterima langsung oleh ibunya, Andi Eka Gunarti.
Leonardo Marsondang Siregar kepada pewarta mengatakan, dari 14 nama yang hingga kini masih masuk dalam daftar korban hilang, terdapat satu nama yang tercatat dalam manifest kapal. Namun, hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang datang melapor bahwa anggota keluarganya tersebut hilang.
“Dana yang terkumpul melalui BAZNAS maupun DMI akan disalurkan kepada para korban yang ditemukan,” jelas Leo.
Ia menyebutkan, total dana donasi yang terkumpul mencapai Rp30.310.000. Jumlah tersebut belum termasuk bantuan BAZNAS sebelumnya sebesar Rp33.000.000.
Leo menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara proporsional dan berkeadilan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing keluarga korban.
Sementara itu, Ketua DMI Kepulauan Selayar Saiful Arif dalam sambutannya berharap santunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima.
“Semoga yang diberi dapat manfaat, yang memberi memperoleh berkah, dan yang memediasi mendapatkan pahala,” ujarnya.
Penyaluran santunan ini menjadi bentuk solidaritas masyarakat melalui BAZNAS dan DMI bagi keluarga korban KLM Nurul Salsabila yang hingga kini masih menghadapi ketidakpastian atas nasib anggota keluarganya.
Baca Juga:

.jpg)

Posting Komentar