Warga Pulau Jampea Panik, Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa 5,1
Warga Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, sempat panik setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah tenggara Selayar
Selayarkini - Warga Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, sempat panik setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah tenggara Selayar, Kamis (1/10/2026) malam.
Sebagian warga di Kecamatan Pasimasunggu Timur bahkan memilih mengungsi ke dataran yang lebih tinggi karena khawatir terjadi gempa susulan.
Salah seorang warga, Mansur Alfandi, mengatakan guncangan gempa terasa cukup kuat di Pulau Jampea. Menurut dia, lokasi tempat warga merasakan guncangan berada sangat dekat dengan kawasan pesisir.
“Gempa ini terasa di Jampea, jaraknya sekitar 100 meter dari bibir pantai,” kata Mansur, berdasarkan informasi yang diterima.
Keterangan tersebut menggambarkan kepanikan warga yang tinggal di wilayah pesisir Pulau Jampea sesaat setelah gempa terjadi. Sejumlah warga memilih meninggalkan rumah dan menuju tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada 1 Oktober 2026 pukul 21.20 WIB, dengan episenter pada koordinat 7,07 LS dan 120,80 BT. Pusat gempa berada di laut sekitar 111 kilometer tenggara Selayar, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan IV MMI di Jampea, Kepulauan Selayar, sementara di Benteng Selayar dirasakan III MMI.
Dalam arahannya, BMKG mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Hingga berita ini disusun, belum ada informasi terverifikasi mengenai korban maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Catatan: Pernyataan Mansur mengenai jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai merupakan kesaksian warga, bukan jarak episenter menurut BMKG.
Baca Juga:

Posting Komentar