Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Selayar dikawal Kodim 1415. Porostengah menghadirkan fakta lapangan, pernyataan resmi, dan kontrol kebijakan

 


SELAYARKINI - Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangkitkan dan memperkuat perekonomian desa secara menyeluruh. Program ini dirancang sebagai motor penggerak kemandirian desa sekaligus bagian dari upaya negara untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dari tingkat paling bawah.

Dalam percepatan pembangunan KDMP, keterlibatan Kodim di seluruh wilayah Indonesia memiliki peran penting, khususnya dalam aspek pengawasan dan pendampingan. Melalui jajaran Dandim, Danramil, hingga Babinsa, TNI AD mengawal langsung proses pembangunan agar progres fisik berjalan sesuai spesifikasi teknis serta memastikan seluruh tahapan perencanaan hingga penyelesaian berjalan tertib.

Pengawasan tersebut juga mencakup verifikasi kelayakan lahan yang digunakan, mulai dari kejelasan status lahan, lokasi yang strategis, hingga kedekatan dengan masyarakat sebagai faktor penting dalam mendukung keberlanjutan koperasi desa.

Ditemui awak media, Dandim 1415/Selayar menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dilaksanakan dengan sistem padat karya, yakni dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Ini bukan proyek seperti pada umumnya yang dikerjakan kontraktor untuk mencari keuntungan. Kodim 1415/Selayar tidak ada dan tidak akan menyerahkan pekerjaan Koperasi Desa Merah Putih ini kepada pihak ketiga mana pun,” tegas Dandim.

Ia menambahkan, pelaksanaan KDMP merupakan amanah negara yang harus dituntaskan dengan penuh tanggung jawab, terlebih di wilayah kepulauan seperti Selayar.

“Kalau saya melimpahkan pekerjaan ini, berarti saya tidak mampu. Sementara perintah yang saya terima adalah kehormatan sekaligus pertaruhan bagi saya di wilayah kepulauan ini untuk menyelesaikannya. Tidak ada alasan. Bagaimana caranya, caranya bagaimana, sudah perintah, maka harus tuntas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim 1415/Selayar juga mengimbau masyarakat Kepulauan Selayar agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu menyesatkan yang dapat merugikan secara moril maupun finansial terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Ia berharap masyarakat tetap solid, tenang, dan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi ekonomi desa dan kesejahteraan warga.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat
  • Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat
  • Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat
  • Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat
  • Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat
  • Bukan Proyek Kontraktor, Dandim 1415/Selayar Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dikerjakan Rakyat

Posting Komentar