Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Selayar
SELAYARKINI - Seorang nelayan bernama Sarepe, 40 tahun, asal Jampea tinggal di Tile-tile, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, dilaporkan hilang saat melaut di perairan pantai timur Dusun Lalemang, Desa Patilereng, Sabtu pagi, 24 Januari 2026.
Sarepe berangkat dari rumahnya sekitar pukul 04.00 Wita menuju lokasi penangkapan ikan. Biasanya, ia kembali sekitar pukul 08.00 Wita. Namun hingga siang hari, ia tak kunjung pulang sehingga keluarga dan warga setempat melakukan pencarian awal.
Komandan Pos Basarnas Kepulauan Selayar, Ronaldhi Ganda Kusuma Muchtar, mengatakan upaya pencarian oleh warga dilakukan menggunakan dua perahu nelayan, tetapi tidak membuahkan hasil. “Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Basarnas,” kata Ronaldhi saat dihubungi, Sabtu malam.
![]() |
| Sarepe (40) Asal Jampea |
Laporan diterima Basarnas sekitar pukul 13.10 Wita. Selang kurang dari satu jam, tim Basarnas tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian bersama unsur Polairud Polres Selayar, TNI AL, serta potensi SAR dari Desa Patikarya dan Desa Patilereng.
Sebanyak empat armada dikerahkan, terdiri atas satu kapal Basarnas, satu kapal TNI AL, dan dua perahu nelayan. Pencarian dilakukan sejak pukul 14.00 Wita hingga 18.30 Wita, namun hasilnya masih nihil.
Ronaldhi menjelaskan pencarian terkendala kondisi cuaca buruk. “Angin cukup kencang dan gelombang tinggi,” ujarnya.
Meski demikian, operasi pencarian dipastikan berlanjut pada Minggu pagi, 25 Januari 2026. Tim SAR Gabungan saat ini melakukan evaluasi dan menyusun rencana lanjutan bersama pemerintah desa setempat.
“Kami sepakat untuk menggerakkan seluruh kapal nelayan yang berada di pantai timur Desa Patilereng guna membantu pencarian,” kata Ronaldhi.
Ia juga meminta dukungan doa dari masyarakat Selayar agar proses pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan. “Kami mohon doa agar pencarian besok membuahkan hasil,” ujarnya. (Afd/Noer)



Posting Komentar