Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar



Selayarkini – Keluarga Girindra Be Yulianra Bin Andi Nur Kamal, warga Dusun Barat Onto, Desa Maharayya, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan putra mereka setelah ditemukan dalam kondisi tersesat di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Girindra (21) sebelumnya diamankan oleh personel Polsek Liang Anggang setelah ditemukan dalam keadaan kebingungan dan tidak mengetahui arah tujuan. Melalui koordinasi dengan pihak keluarga menggunakan sambungan video call, identitas Girindra akhirnya dipastikan sebagai warga Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Heru Setiawan, bersama anggotanya, AIPTU Syaifudin dan AIPDA Ihsan, kemudian mengantarkan Girindra ke Dinas Sosial Kota Banjarbaru agar memperoleh penanganan lebih lanjut.

Selanjutnya, Dinas Sosial Kota Banjarbaru menempatkan Girindra di rumah singgah. Namun, karena kondisi kejiwaannya dinilai memerlukan penanganan medis, yang bersangkutan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Ibunda Girindra, Susmiyani, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh aparat kepolisian, Dinas Sosial Kota Banjarbaru, serta seluruh pihak yang telah membantu putranya.

«"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polsek Liang Anggang, Dinas Sosial Kota Banjarbaru, pihak RSJ Sambang Lihum, dan semua yang telah membantu anak kami. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan," ujar Susmiyani.»

Ia berharap putranya dapat segera pulih dan dipulangkan ke Kabupaten Kepulauan Selayar untuk kembali berkumpul bersama keluarga.

Susmiyani mengungkapkan, keluarga sebenarnya telah berupaya menjemput Girindra. Namun, keterbatasan ekonomi menjadi kendala. Di sisi lain, ayah Girindra, Andi Nur Kamal, telah menderita stroke selama kurang lebih delapan bulan sehingga tidak memungkinkan melakukan perjalanan jauh.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Hj. Asni Muslimin, ST., MM, terus melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Banjarbaru, Pendamping Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, dan pihak RSJ Sambang Lihum untuk memantau perkembangan kondisi Girindra.

Selain mengupayakan proses pemulangan setelah dinyatakan layak oleh tim medis, Dinas Sosial juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memberikan dukungan sosial kepada keluarga.

Di tengah proses tersebut, keluarga juga berharap adanya kepedulian dari masyarakat Selayar di perantauan, termasuk Persatuan Masyarakat Selayar (PERMAS) Wilayah Kalimantan. Kehadiran organisasi tersebut diharapkan dapat membantu menjembatani komunikasi, memberikan pendampingan, serta mendukung proses pemulangan Girindra apabila telah diizinkan oleh tim medis.

Kisah Girindra menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat dalam memberikan perlindungan kepada warga yang menghadapi persoalan sosial di daerah perantauan.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar
  • Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar
  • Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar
  • Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar
  • Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar
  • Orang Tua Girindra Bersyukur Anaknya Ditangani dengan Baik, Harapkan Segera Dipulangkan ke Selayar

Posting Komentar