Kesaksian Asmar Korban Selamat: ABK Disebut Lebih Dahulu Menyelamatkan Diri Saat KLM Nurul Salsa Tenggelam
Selayarkini – Kesaksian korban selamat tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa kembali mengungkap sisi lain dari musibah yang terjadi di perairan Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.
KLM Nurul Salsa tenggelam pada 14 Juni 2026 di perairan Polassi. Salah satu korban selamat, Asmar, warga Kecamatan Pasimasunggu, mengungkap kondisi mencekam saat kapal mulai tenggelam.
Dalam kesaksiannya, Asmar menyebut seluruh anak buah kapal (ABK) KLM Nurul Salsa lebih dahulu menyelamatkan diri dengan naik ke gabus ketika kapal mulai tenggelam. 13/08/2026
Situasi berlangsung begitu cepat. Para penumpang berusaha menyelamatkan diri di tengah kondisi laut yang mengancam keselamatan mereka.
Namun, pengalaman tersebut tidak berhenti setelah Asmar berhasil diselamatkan.
Selama tiga hari setelah kejadian, Asmar mengaku terus dihantui bayangan para korban yang berada di atas kapal dan kemudian meninggal dunia.
Ingatan tentang kepanikan saat kapal tenggelam, para penumpang yang berjuang menyelamatkan diri, hingga mereka yang tidak berhasil bertahan hidup, terus membekas dalam ingatannya.
Hingga kini, 14 korban KLM Nurul Salsa masih belum ditemukan. Keluarga para korban masih menanti kepastian, sementara pencarian terhadap korban yang masih hilang menjadi bagian penting dalam penanganan tragedi tersebut.
Kesaksian Asmar menjadi gambaran bagaimana mencekamnya detik-detik KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Polassi, sekaligus menyisakan trauma mendalam bagi para korban selamat.
Di sisi lain, 14 korban yang hingga kini belum ditemukan masih menjadi duka dan penantian panjang bagi keluarga masing-masing.
Baca Juga:

.jpg)

Posting Komentar