Empat Pegawai Outsourcing DLH Selayar Mengeluh: Gaji Tak Cair, Istri Hanya Bisa Menangis
SELAYARKINI - Empat orang pegawai outsourcing Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Selayar mengaku belum menerima gaji mereka tanpa penjelasan yang jelas. Keempatnya terdiri dari tiga penyapu jalan dan satu sopir motor pengangkut sampah.
Padahal, menurut pengakuan mereka, rekan-rekan kerja lain yang bertugas di tempat berbeda sudah menerima gaji bulan ini. Hingga berita ini diturunkan, mereka belum mengetahui alasan keterlambatan pembayaran tersebut.
“Kami tidak tahu kenapa gaji kami tidak dibayarkan, sementara teman-teman lain sudah menerima. Dari bulan-bulan sebelumnya lancar, tapi kali ini tidak. Entah apa yang terjadi,” ungkap Udin, salah satu pekerja outsourcing yang bertugas sebagai sopir motor sampah, dengan nada kecewa, Rabu (5/11/2025).
Ia menambahkan, kondisi ekonomi keluarga kini semakin terdesak akibat gaji yang tak kunjung cair. “Sekarang di rumah sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Istri hanya menangis,” ujarnya lirih.
Diketahui, para pekerja outsourcing DLH ini memikul tanggung jawab berat setiap hari menjaga kebersihan kota. Mereka bekerja sejak pagi hingga siang di bawah terik matahari untuk memastikan jalanan tetap bersih dan lingkungan tetap terjaga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Selayar belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab belum dibayarkannya gaji keempat pegawai tersebut.


Posting Komentar