Diduga Tak Sesuai, Penerima Bansos di Desa Kalepadang Hanya Terima Separuh dari Jatah
SELAYARKINI - Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Beras dan Minyak Goreng di Desa Kalepadang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, kembali menuai sorotan. Bantuan yang seharusnya diterima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng pada penyaluran hari Senin 8 Desember 2024, diduga tidak sesuai dengan realisasi di lapangan.
Salah satu warga penerima manfaat, Muhammad Salung, mengaku hanya menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak. “Saya cuma terima 10 kilo beras dengan 2 liter minyak. Padahal katanya jatahnya 20 kilo dan 4 liter,” ujarnya saat dikonfirmasi. 11/12/2025
![]() |
| Foto Muhammad Salung Penerima Manfaat Bansos Beras warga Desa Kalepadang |
Tidak hanya itu, seorang warga Desa Kalepadang lainnya yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa persoalan seperti ini bukan hal baru di desanya.
“Baru-baru ini banyak orang yang protes karena kebanyakan pegawai, dan dari dulu memang begitu. Setiap ada bantuan pasti difiltrasi dulu. Kalau keluarga mereka belum kebagian, yang lain tidak kebagian dulu,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian dalam proses distribusi bantuan kepada masyarakat yang berhak.
Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Kalepadang dalam hal Sekretaris Desa dan pendamping Penyaluran belum berhasil dikonfirmasi Pewarta. Upaya untuk meminta klarifikasi telah dilakukan, namun hingga berita ini tayang, pemerintah desa belum memberikan tanggapan maupun penjelasan resmi terkait polemik penyaluran Bansos tersebut.
Masyarakat berharap ada transparansi dan evaluasi dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan dugaan penyimpangan di kemudian hari.



Posting Komentar