Polri dan IOM Masuk Pulau, Nelayan Selayar Dibekali Edukasi Migrasi Aman
SELAYARKINI – Polri bersama International Organization for Migration (IOM) menggelar kegiatan Safe Migration Public Information Campaign for Fishing Vessel Crews and Coastal Communities sebagai upaya edukasi migrasi aman bagi awak kapal perikanan dan masyarakat pesisir.
Kegiatan ini melibatkan lintas lembaga, di antaranya Kombes Pol Juara Silalahi, S.I.K., M.H. dari Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, IPDA Suhartono Pranoto, S.H., Kanit Tipidter Polres Kepulauan Selayar, perwakilan IOM, Eva dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pusat, serta Muh. Amran, Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar. Turut hadir Sekretaris Desa Tarupa, Suharjo Muna.
Sosialisasi dilaksanakan di wilayah kepulauan Kabupaten Kepulauan Selayar, tepatnya di Pulau Rajuni dan Pulau Tarupa hari ini 15 Desember 2025
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian program sosialisasi perlindungan awak kapal perikanan yang digelar langsung di wilayah pulau-pulau terluar Selayar.
Kampanye ini bertujuan mencegah praktik perekrutan ilegal, perdagangan orang, serta eksploitasi awak kapal perikanan yang kerap terjadi akibat migrasi kerja tidak prosedural, khususnya di kalangan nelayan dan ABK dari wilayah pesisir.
Melalui sosialisasi langsung, peserta dibekali pemahaman tentang prosedur migrasi aman, hak dan kewajiban awak kapal perikanan, serta pentingnya menempuh jalur resmi dalam bekerja di sektor kelautan dan perikanan.
Sekretaris Desa Tarupa sekaligus Ketua DPD KNTI (Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia) Selayar, Suharjo Muna, menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat pesisir yang masih rentan terhadap tawaran kerja tidak resmi.
“Kegiatan sosialisasi migrasi aman ini sangat penting bagi masyarakat kami, khususnya nelayan dan awak kapal perikanan. Selama ini masih banyak warga yang berangkat bekerja tanpa memahami prosedur yang benar dan risiko yang bisa dihadapi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar edukasi migrasi aman benar-benar menjangkau masyarakat pulau yang memiliki keterbatasan akses informasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif dengan partisipasi aktif masyarakat. Kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran nelayan Selayar agar lebih waspada, kritis, dan terlindungi dalam setiap proses migrasi kerja di sektor perikanan.


Posting Komentar