BMKG Catat 235 Gempa Susulan pasca-Bencana, Proses Peluruhan Diperkirakan 2–3 Minggu
Selayarkini - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau aktivitas kegempaan yang melanda wilayah terdampak. Hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 14.00 WIB, BMKG mengonfirmasi telah terjadi sebanyak 235 kali gempa susulan dengan variasi magnitudo antara M2,5 hingga M6,2.
Pemantauan secara real-time masih terus dilakukan oleh tim ahli. BMKG memperkirakan proses peluruhan frekuensi maupun kekuatan gempa susulan ini akan berlangsung secara berangsur-angsur dan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu ke depan.
Untuk mempercepat penanganan di lapangan, BMKG memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor ini mencakup penanganan darurat, pendampingan warga terdampak, hingga penyusunan rencana pemulihan dan rekonstruksi fasilitas umum serta pemukiman.
Masyarakat di kawasan terdampak diminta untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. BMKG mengimbau warga agar:
* Menjauhi Bangunan Retak atau Rusak: Hindari memasuki struktur bangunan yang rapuh karena potensi runtuh akibat gempa susulan.
* Memeriksa Keamanan Hunian: Pastikan tempat tinggal cukup stabil sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
* Memantau Informasi Resmi: Hanya mengutip update kegempaan dari akun resmi X/Instagram @InfoBMKG, aplikasi mobile InfoBMKG, atau situs web resmi BMKG guna menghindari penyebaran hoaks.
Baca Juga:

.jpg)

Posting Komentar