Pasokan BBM Terancam Langka, Kapal Tanker Alami Gangguan Mesin di Selayar
SELAYARKINI – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kepulauan Selayar diperkirakan akan kembali mengalami kelangkaan. Hal ini dipicu oleh gangguan mesin pada kapal tanker Patra Zalva II, yang mengangkut BBM dari Makassar.
Kapal tersebut sebelumnya dijadwalkan kembali berlayar menuju Makassar setelah melakukan distribusi BBM. Namun, akibat kendala teknis pada mesin, kapal justru terpaksa berbalik arah dan kembali berlabuh di perairan Selayar untuk penanganan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun pada hari ini melalui pesan singkat dari pihak kapal menyebutkan, “Ijin pak, PATRA ZALVA II balik ke Selayar untuk berlabuh, ada trouble dengan mesinnya pak.” Pesan tersebut memperkuat adanya gangguan teknis yang menyebabkan terganggunya jadwal pelayaran kapal.
Sementara itu, Irna Ningsih, dari Bagian Ekonomi Pemda Selayar, mengungkapkan bahwa distribusi BBM bulan ini memang terbatas. “Untuk bulan ini planning 2 trip saja pak karena waktu sudah mepet,” ujarnya kepada Selayarkini.com 21/02/2026
Ia juga menjelaskan kondisi kapal saat ini yang masih menghadapi kendala teknis di tengah cuaca yang kurang bersahabat. “Iye pak, keras ombak di luar. Baru cuma 1 mesin yang digunakan karena yang satunya trouble, jadi untuk sementara kapal berlindung sambil perbaikan,” tambahnya.
Kondisi ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat karena saat ini tengah menjalani ibadah Puasa, mengingat distribusi BBM di Selayar sangat bergantung pada jalur laut. Jika perbaikan kapal memakan waktu, maka stok BBM di sejumlah SPBU dan APMS berpotensi menipis dalam beberapa hari ke depan.
Sejumlah warga pun mulai mengantisipasi dengan meningkatkan pembelian, yang dikhawatirkan justru mempercepat terjadinya kelangkaan. Situasi ini mengingatkan pada kejadian sebelumnya, di mana keterlambatan distribusi menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah titik pengisian BBM.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak distribusi segera mengambil solusi cepat agar krisis pasokan tidak kembali terulang.




