Hujan Pertemukan Dansatgas TMMD Selayar dengan Lansia Sakit, Siap Biayai Pengobatan Nenek 91 Tahun
Selayarkini - Momen tak terduga dialami Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., saat melakukan peninjauan lapangan di wilayah Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kamis (15/5/2026).
Kunjungan yang awalnya hanya untuk memastikan progres pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), justru berujung pada aksi kemanusiaan terhadap seorang lansia yang telah berbulan-bulan terbaring sakit.
Sejak pagi, Letkol Yudo bersama Danramil Bontomatene dan dua personel ADC berkeliling meninjau sejumlah sasaran TMMD menggunakan sepeda motor dinas Honda CRF 150 CC. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik, nonfisik hingga sasaran tambahan berjalan sesuai target menjelang penutupan TMMD Ke-128.
Usai mengecek progres pekerjaan, rombongan bergerak menuju Lapangan Sepak Bola Sukadin yang direncanakan menjadi lokasi upacara penutupan TMMD. Namun, di lokasi tersebut Dansatgas menemukan genangan air di beberapa titik lapangan yang dinilai berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.
Saat berdiskusi mencari solusi bersama Danramil, hujan tiba-tiba turun deras. Rombongan pun berteduh di rumah panggung milik warga bernama Ibu Balak Daeng yang berada tepat di sisi barat lapangan.
Melihat tamunya kehujanan, Ibu Balak Daeng kemudian mempersilakan Dansatgas dan anggota naik ke rumah untuk beristirahat sejenak.
Dalam perbincangan santai di ruang tamu, Ibu Balak Daeng menceritakan kondisi orang tuanya, Nenek Dembu (91), yang sudah lebih dari tiga bulan terbaring sakit dengan kondisi kaki membengkak dan tidak mampu berjalan.
Mendengar hal tersebut, Letkol Yudo bersama Danramil langsung menuju kamar tempat lansia itu dirawat keluarga. Setelah melihat langsung kondisi Nenek Dembu, Dansatgas menawarkan bantuan untuk membawa lansia tersebut menjalani perawatan medis di RSKH Hayyung.
Bahkan, seluruh biaya pengobatan disebut siap ditanggung secara pribadi oleh Dansatgas TMMD.
“Kondisinya cukup memprihatinkan. Kakinya bengkak dan beliau sudah tidak bisa berjalan. Kami ingin membantu membawa beliau ke rumah sakit agar bisa diketahui penyakit yang dideritanya dan segera mendapatkan penanganan,” ujar Letkol Yudo.
Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut sama sekali tidak direncanakan. Menurutnya, kejadian itu menjadi bentuk panggilan kemanusiaan yang hadir di tengah pelaksanaan tugas TMMD di wilayah Kepulauan Selayar.
“Semua ini tentu atas kehendak Allah SWT. Semoga pertemuan ini membawa kebaikan dan Nenek Dembu bisa kembali sehat,” tutupnya.


Posting Komentar