Klik Tautan di WhatsApp, Dua Nasabah Bank Sulselbar di Selayar Diduga Jadi Korban Cyber Fraud
Selayarkini – Dugaan penipuan siber (cyber fraud) melalui tautan (link) phishing kembali memakan korban. Kali ini, dua nasabah Bank Sulselbar di Kabupaten Kepulauan Selayar mengaku kehilangan uang di rekening mereka dengan total kerugian mencapai Rp34.200.000 setelah diduga mengakses tautan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp.
Korban pertama, Titi Suhandayani, warga Desa Kayuadi, Kecamatan Taka Bonerate, mengaku mengalami kerugian sebesar Rp29.700.000. Sementara korban kedua, Andi Magfirawati, warga Kecamatan Benteng, kehilangan dana sebesar Rp4.500.000.
Berdasarkan keterangan kedua korban, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/7/2026). Mereka menduga tautan yang diakses merupakan link phishing yang mengatasnamakan layanan Bank Sulselbar. Setelah tautan tersebut dibuka, dana di rekening mereka diduga berpindah tanpa adanya persetujuan maupun sepengetahuan mereka.
Modus ini diduga digunakan pelaku untuk memperoleh data perbankan korban sehingga dapat mengakses rekening dan melakukan transaksi secara ilegal.
Merasa dirugikan, kedua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepulauan Selayar. Laporan itu diharapkan menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk mengusut pelaku, menelusuri aliran dana, serta mengungkap jaringan di balik dugaan penipuan siber tersebut.
Di sisi lain, kedua korban juga berharap Bank Sulselbar memberikan perhatian serius terhadap kasus yang mereka alami. Mereka meminta adanya solusi serta bentuk pertanggungjawaban atas kerugian yang timbul, sekaligus memperkuat sistem keamanan transaksi demi melindungi dana para nasabah.
"Kami berharap ada solusi dan tanggung jawab dari pihak Bank Sulselbar berupa ganti kerugian terhadap apa yang kami alami. Karena kami menilai perlindungan keamanan terhadap uang nasabah masih perlu diperkuat," ujar salah seorang korban.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan digital terus berkembang dengan berbagai modus yang semakin meyakinkan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah membuka tautan yang diterima melalui pesan singkat maupun aplikasi percakapan sebelum memastikan keaslian sumbernya, serta tidak pernah membagikan data rahasia perbankan seperti PIN, OTP, maupun kata sandi kepada pihak mana pun.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Sulselbar Cabang Selayar belum memberikan keterangan resmi terkait laporan kedua nasabah tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dari pihak bank. Apabila terdapat tanggapan resmi, Porostengah akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Baca Juga:


Posting Komentar