Spirit Akselerasi Pembangunan Desa pada masa Efisiensi Anggaran
![]() |
| OLEH : NUR AMIN PEMUDA PASILAMBENA |
SELAYARKINI - Memasuki tahun 2026 pemerintah tingkat desa menghadapi suatu tantangan besar pasca realisasi kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat. Dana Desa pertahun dipangkas hingga 60-70% bahkan lebih. Dana Desa dulu berada diangka 1 Miliar bahkan lebih kini turun menjadi rata - rata 300 juta pertahun.
Disisi lain di desa, khususnya Desa Kalaotoa dengan kondisi infrastruktur jalan yang tidak memadai untuk menunjang aktifitas masyarakat yang mayoritas hidup di hasil pertanian dan perkebunan, masih sangat butuh dana besar untuk membiayai percepatan pembangunan infrastruktur jalan dalam rangka memudahkan mobilisasi komoditas pertanian, perkebunan dan peternakan. Belum lagi bidang pembangunan lain yang tak kalah pentingnya.
Dengan kondisi demikian, tentu hal tersebut menjadi ujian serta momentum bagi pemerintah Desa untuk membangun leadership yang kuat, mandiri, adaptif dan visioner dalam rangka menjadi solusi di masa kondisi yang serba terbatas. Pemimpin harus melihat masalah sebagai peluang untuk tumbuh menjadi lebih cepat dan lebih baik. Berupaya tetap efektif bahkan dalam kondisi yang tidak ideal.
Dalam hal Dana, pemerintah Desa tentunya harus mengerahkan energi untuk mendapatkan alternatif dana tambahan secara mandiri melalui aktivitas produktif bersama masyarakat desa, serta membangun kolaborasi ke berbagai pihak baik ke pemerintah tingkat Daerah, Provinsi dan Pusat maupun kepada pihak swasta sebagai upaya akselerasi pembangunan di Desa.


Posting Komentar