MBG Ramadan di Selayar Ramai Disorot, Menu hingga Higienitas Dipertanyakan
![]() |
| Salah satu Menu MBG yang di bagikan ke Siswa pada hari Pertama Sekolah dibulan Ramadan di Kecamatan Pasimasunggu Timur 23/02/2026 |
SELAYARKINI - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan di bulan Ramadan 1447 Hijriah menuai sorotan luas di media sosial. Berbagai komentar datang dari warga, guru, hingga orang tua siswa yang mempertanyakan kualitas menu, penyajian, hingga anggaran per porsi.
Sejumlah unggahan di sosial media yang beredar memperlihatkan makanan dibagikan menggunakan kantong plastik dengan tampilan yang dinilai kurang layak. Kondisi ini memicu kritik, terutama karena program tersebut diklaim sebagai upaya pemenuhan gizi bagi siswa.
Tak hanya itu, porsi makanan juga dianggap belum mencerminkan standar gizi seimbang. Beberapa guru menilai kandungan protein, karbohidrat, dan vitamin dalam menu yang diberikan masih jauh dari harapan.
Sorotan lain muncul pada menu telur yang dibagikan. Warga menyebut kondisi telur tersebut jauh dari kata higienis karena masih ditemukan kotoran yang menempel. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan dan kelayakan konsumsi bagi anak-anak.
“Kalau memang ini program gizi, seharusnya kualitasnya diperhatikan, bukan sekadar dibagikan,” ujar salah seorang wali murid dalam Postingannya di Sosial media
Meski demikian, sebagian pihak tetap mendukung program MBG dengan catatan perlunya evaluasi menyeluruh, terutama pada kualitas bahan, pengolahan, serta distribusi makanan.
Polemik ini pun terus bergulir di ruang publik. Masyarakat berharap ada perbaikan nyata agar program MBG benar-benar berorientasi pada peningkatan gizi siswa, bukan sekadar formalitas pelaksanaan di lapangan.




