BREAKING NEWS

Pasien di Rajuni Dikeluhkan Tak Tertangani, Bidan Desa Beri Klarifikasi

 

SELAYARKINI – Sebuah unggahan di media sosial oleh akun “Wajah Selayar (WS)” menyita perhatian publik. Dalam unggahan tersebut, keluarga pasien di wilayah Rajuni meminta perhatian pihak Puskesmas Takabonerate dan Dinas Kesehatan Selayar terkait kondisi pasien yang disebut sangat lemah, kurus, dan tampak pucat.

Keluarga berharap adanya penanganan serius agar pasien dapat memperoleh perawatan layak hingga sembuh, sebagaimana pasien lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Bidan Desa setempat  Nurul Qalbi memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar. Ia menjelaskan bahwa pihak tenaga kesehatan sebenarnya telah melakukan upaya penanganan sejak awal.

“Mohon izin dan maaf sebelumnya, kami menyampaikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai pelayanan kami di Rajuni,” ungkapnya.

Dijelaskan, pasien tersebut sebelumnya telah didatangi di rumah sekitar pukul 22.00 malam. Saat itu, tenaga kesehatan telah bersiap melakukan pemasangan infus sesuai kondisi pasien. Namun, pihak keluarga menolak tindakan tersebut dan menyampaikan rencana membawa pasien ke Pustu keesokan harinya.

“Kami menghormati keputusan keluarga dan tetap memberikan obat sesuai kebutuhan saat itu,” jelasnya.

Karena tidak ada informasi lanjutan dan pasien tidak kembali ke fasilitas kesehatan, pihak tenaga medis berasumsi kondisi pasien telah membaik. Namun belakangan diketahui pasien sempat berobat ke dukun dan kondisinya justru semakin menurun.

Setelah kembali mendapat panggilan dari keluarga, tenaga kesehatan segera mendatangi pasien untuk memberikan tindakan lanjutan. Pada saat itu, keluarga telah menyetujui pemasangan infus mengingat kondisi pasien yang cukup parah.

Bidan Desa menegaskan bahwa pihaknya selalu berupaya menjalankan tugas secara maksimal, termasuk memberikan pelayanan home care tanpa mengenal waktu.

“Kami sangat menjaga amanah sebagai tenaga kesehatan dan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait apabila terdapat informasi yang belum jelas, guna menghindari kesalahpahaman.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image