Pembukaan Pesantren Ramadhan 1447 H, GEN Q MIN 4 Selayar Angkat Tema Al-Qur’an dan Kepedulian Sosial
SELAYARKINI – Kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah resmi dibuka di MIN 4 Kepulauan Selayar pada Senin, 23 Februari 2026. Program yang digagas oleh GEN Q MIN 4 ini mengusung tema “Terangi Hati Dengan Al-Qur’an, Hangatkan Sesama Dengan Berbagi.
Kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan, mulai 23 Februari hingga 7 Maret 2026, dengan melibatkan para siswa, tenaga pendidik, serta berbagai pihak yang turut mendukung pelaksanaan pesantren kilat tersebut.
Kepala MIN 4 Kepulauan Selayar, Hj. Ponno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Panitia, kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi seluruh peserta. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan penuh dedikasi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh namun tetap menikmati prosesnya.
“Saya juga berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik. Jalani dengan serius, namun tetap santai, dan jangan menjadikannya sebagai beban. Nikmati setiap proses pembelajaran yang ada,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para santri akan dibagi dalam beberapa kelompok sebagai bagian dari metode pembelajaran dan pembinaan.
“Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, para santri akan dibagi dalam beberapa kelompok yang terpisah. Hal ini bertujuan agar para santri dapat saling mengenal, menambah teman baru, serta mempererat silaturahmi,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta selama pelaksanaannya.
“Saya berharap, selama kurang lebih dua minggu ke depan, anak-anakku sekalian dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjaga kebersamaan, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berkembang dengan baik di lingkungan Madrasah kita,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Muflih El Habib, menjelaskan bahwa teknis kegiatan Pesantren Ramadhan kali ini menggunakan metode halaqah.
“Metode ini membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil agar lebih fokus dalam memperbaiki kualitas bacaan (tahsin) serta menghafalkan surat-surat tertentu di Juz 30. Kami ingin memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan yang intensif sesuai kemampuan mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pada puncak kegiatan nantinya akan digelar evaluasi dalam bentuk lomba keagamaan yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial.
“Puncaknya, pada hari terakhir nanti, kami akan menggelar lomba tahfizh dan tartil sebagai bentuk evaluasi, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyaluran paket ifthor dan sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan MIN 4 Kepulauan Selayar. Ini adalah wujud nyata dari tema kita, yakni menghangatkan sesama dengan berbagi,” pungkasnya.
Pesantren Ramadhan ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan berbagi kepada sesama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan karakter religius bagi para peserta didik selama bulan suci Ramadhan. (HUMAS MIN 4 KEPULAUAN SELAYAR)




